Perkembangan otak anak sangat dipengaruhi oleh asupan makanan yang mereka konsumsi setiap hari. Otak memerlukan energi dan nutrisi yang cukup untuk berkembang optimal, terutama selama masa pertumbuhan awal. Makanan seperti ikan laut, telur, susu, dan kacang-kacangan merupakan sumber protein serta asam lemak omega-3 yang penting untuk membentuk jaringan otak. Selain itu, buah dan sayuran berwarna cerah kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel otak dari kerusakan.
Memberikan anak variasi makanan bergizi membantu mereka mendapatkan semua zat gizi yang dibutuhkan. Misalnya, nasi merah atau oatmeal menyediakan energi tahan lama untuk aktivitas belajar dan bermain. Brokoli dan bayam mengandung zat besi serta vitamin K yang mendukung fungsi memori dan konsentrasi. Dengan memastikan anak mendapatkan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral, perkembangan otak mereka dapat berlangsung dengan optimal.
Selain memilih makanan bergizi, penting juga untuk menjaga rutinitas makan yang teratur. Anak-anak sebaiknya makan dalam porsi kecil tetapi sering agar kadar energi tetap stabil. Makan bersama keluarga juga dapat meningkatkan suasana hati dan memperkuat ikatan emosional, yang turut mendukung kesehatan mental dan kognitif anak.

